Ilmuwan modern telah menemukan bahwa badan manusia terdiri dari unsure-unsur yang sama dengan unsure-unsur pembentuk tanah. Hal ini seperti yang telah ditetapkan oleh ilmuwan geologi, Finoghradov, pada tahun 1933 bahwa susunan kimia seluruh makhluk hidup adalah sama. Misalnya, unsure-unsur hidrogen, oksigen, nitrogen, fosfor, dan belerang.

Hal di atas tidak mengherankan, karena manusia diciptakan dari tanah. Sedangkan, tanah adalah remukan (pecahan kecil-kecil) dari batu besar dan batu kecil yang membentuk permukaan bumi ini.

Allah berfirman dalam surat Al-Isra’: 49-51

Dan mereka berkata: “Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru? Katakanlah: “Jadilah kamu sekalian batu atau besi, atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu”. Maka mereka akan bertanya: “Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?” Katakanlah: “Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertama”. lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: “Kapan itu (akan terjadi)?” Katakanlah: “Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat”,

Sisi kemukjizatan Al-Qur’an semakin jelas di dalam ayat ini.  Wahyu di dalam ayat ini menyuruh Rasulullah untuk mengatakan kepada mereka, “Seandainya kamu adalah batu atau besi yang lebih keras dan lebih liat dari batu atau mungkin dalam bentuk yang lain dari besi, maka ketahuilah sesungguhnya Allah memiliki kemampuan untuk mengembalikan kamu ke keadaan asal kejadianmu.”

Sumber: Muhammad Kamil Abdushshamad, Mukjizat Ilmiah dalam Al-Qur’an